Haura Refasya Azka Azzahra dari SMAN 15 Semarang Terpilih Mengikuti Festival Karakter Pelajar Universitas STEKOM 2026
27 Juni 2026

Semarang — Haura Refasya Azka Azzahra, siswi SMAN 15 Semarang, menjadi salah satu peserta terpilih yang mengikuti Festival Karakter Pelajar Universitas STEKOM 2026. Program ini merupakan kegiatan perdana yang diselenggarakan oleh Universitas STEKOM sebagai bagian dari program pengembangan diri melalui kegiatan edukatif, petualangan alam, dan pengalaman sosial bagi pelajar SMA/SMK/sederajat.
Festival Karakter Pelajar Universitas STEKOM 2026 berlangsung selama empat hari tiga malam, pada 22–25 Juni 2026, tanpa dipungut biaya (gratis) dan terbuka bagi pelajar SMA/SMK/sederajat dari berbagai daerah. Kegiatan utama dipusatkan di SMKN 1 Wadaslintang, Kabupaten Wonosobo, dan SLB Negeri Temanggung, dengan rangkaian aktivitas yang dirancang untuk membentuk karakter, meningkatkan kepedulian sosial, memperluas wawasan, serta mengembangkan keterampilan abad ke-21.

Melalui kegiatan ini, Universitas STEKOM menghadirkan pengalaman belajar yang tidak hanya berorientasi pada aspek akademik, tetapi juga memberikan ruang bagi peserta untuk belajar langsung dari lingkungan, masyarakat, serta berbagai pengalaman kolaboratif lintas budaya dan kemampuan.
Komitmen Universitas STEKOM dalam menghadirkan pendidikan berkualitas terus dibuktikan melalui berbagai inovasi dan program nyata bagi generasi muda. Konsistensi tersebut tercermin dari raihan predikat Kampus Terbaik di Jawa Tengah Peringkat 1 versi PTS UniRank Jawa Tengah selama lima tahun berturut-turut, serta keberhasilan meraih Peringkat 4 Webometrics Impact Rank. Prestasi tersebut semakin memperkuat posisi Universitas STEKOM sebagai salah satu perguruan tinggi unggulan yang menjadi pilihan pelajar berprestasi dari berbagai daerah di Indonesia.
Perjalanan Menuju SMKN 1 Wadaslintang
Hari pertama diawali dengan proses registrasi dan briefing peserta di Kampus Universitas STEKOM yang berlokasi di Jl. Majapahit No. 605 Semarang. Seluruh peserta mendapatkan pembekalan mengenai rangkaian kegiatan yang akan dijalani selama empat hari ke depan.
Setelah briefing, peserta mengikuti campus tour dan sesi pengenalan Universitas STEKOM untuk mengenal lebih dekat lingkungan kampus, fasilitas pendidikan, hingga berbagai program unggulan yang dimiliki. Suasana penuh antusias terlihat ketika peserta berkesempatan mengunjungi berbagai fasilitas modern yang menunjang proses pembelajaran.
Usai kegiatan di kampus, seluruh peserta berangkat bersama menuju SMKN 1 Wadaslintang, Kabupaten Wonosobo, yang menjadi lokasi utama penyelenggaraan Festival Karakter Pelajar Universitas STEKOM 2026. Perjalanan tersebut menjadi momen awal kebersamaan antarpeserta yang berasal dari berbagai sekolah.

Memasuki hari kedua, kegiatan diawali dengan Ceremony Pembukaan yang berlangsung secara khidmat. Acara tersebut dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan daerah dan pendidikan, di antaranya Rektor Universitas STEKOM Dr. Joseph Teguh Santoso, S.Kom., M.Kom., Camat Wadaslintang, Kepala Desa Trimulyo, Danramil 12 Wadaslintang, Kapolsek Wadaslintang, perwakilan Kacabdisdik Wilayah IX yang diwakili Kepala Seksi Bidang SMK, Kepala SMKN 1 Wadaslintang, serta Komite Sekolah.
Setelah pembukaan, peserta mengikuti pelatihan Content Creator bersama siswa-siswi SMKN 1 Wadaslintang. Kegiatan ini bertujuan membekali peserta dengan kemampuan memproduksi konten digital yang kreatif, positif, dan edukatif.
Selanjutnya, peserta memperoleh pengalaman unik melalui pembelajaran Bahasa Isyarat yang dipandu oleh mahasiswa tuli dari Universitas STEKOM. Kegiatan ini menjadi sarana memperkenalkan pentingnya komunikasi inklusif sekaligus menumbuhkan rasa empati terhadap penyandang disabilitas.
Edukasi Geologi & Lingkungan
Masih pada hari kedua, peserta mengikuti kegiatan Edukasi Geologi & Lingkungan di kawasan Waduk Wadaslintang. Dalam kegiatan ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai kondisi geologi kawasan, fungsi waduk sebagai sumber daya air, pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, serta peran masyarakat dalam menjaga keseimbangan ekosistem.
Materi edukasi dikemas secara interaktif sehingga peserta tidak hanya menerima penjelasan secara teoritis, tetapi juga dapat mengamati langsung kondisi lingkungan sekitar.

Sebagai bagian dari pembelajaran berbasis pengalaman, peserta juga mengikuti kegiatan memancing di area waduk. Suasana penuh semangat terlihat ketika beberapa peserta berhasil memperoleh ikan hasil tangkapan mereka sendiri. Aktivitas tersebut menjadi pengalaman menyenangkan sekaligus mengajarkan nilai kesabaran, kerja sama, serta penghargaan terhadap kekayaan alam Indonesia.
Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, peserta kembali ke SMKN 1 Wadaslintang untuk beristirahat dan mempersiapkan agenda hari berikutnya.
Edukasi Ekosistem
Hari ketiga menghadirkan pengalaman petualangan alam melalui kegiatan Edukasi Ekosistem yang dilaksanakan di Rahayu River Tubing, Kabupaten Kebumen. Pada kegiatan ini peserta diajak mengenal ekosistem sungai, pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, serta memahami hubungan antara manusia dan alam secara langsung.

Kegiatan semakin seru ketika seluruh peserta mengikuti river tubing menyusuri aliran sungai dengan lintasan sepanjang kurang lebih 3 kilometer. Selain menjadi wahana rekreasi, aktivitas ini juga melatih keberanian, kekompakan, serta kemampuan bekerja sama antarpeserta.
Setelah kembali ke SMKN 1 Wadaslintang, kegiatan dilanjutkan dengan outbound yang dipenuhi berbagai permainan kelompok. Para peserta tampak antusias mengikuti pertandingan sepak bola dan bola voli yang berlangsung penuh semangat dan kebersamaan.
Pada malam harinya, suasana keakraban semakin terasa melalui kegiatan barbecue dan hiburan bersama. Menariknya, sebagian menu yang disajikan merupakan hasil tangkapan ikan peserta saat kegiatan memancing di Waduk Wadaslintang pada hari sebelumnya. Momen tersebut menjadi penutup yang hangat sebelum memasuki agenda pengabdian sosial pada hari terakhir.
Acara di SLB N Temanggung
Memasuki hari keempat, peserta melanjutkan perjalanan menuju SLB Negeri Temanggung untuk mengikuti kegiatan Pelatihan Kebekerjaan bagi Anak Berkebutuhan Khusus. Pada kegiatan ini, peserta Festival Karakter Pelajar Universitas STEKOM 2026 berinteraksi secara langsung dengan para siswa penyandang disabilitas.
Pengalaman tersebut memberikan pembelajaran yang sangat berharga mengenai pentingnya kesetaraan, kepedulian sosial, dan penghormatan terhadap keberagaman. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi pelatihan serta aktif berkomunikasi dengan siswa-siswi SLB menggunakan kemampuan bahasa isyarat yang telah dipelajari sebelumnya.

Suasana haru pun menyelimuti kegiatan ketika banyak peserta mengaku memperoleh pengalaman hidup yang tidak terlupakan. Tidak sedikit yang meneteskan air mata karena tersentuh oleh semangat belajar, keceriaan, serta ketulusan para siswa SLB. Interaksi tersebut menjadi bukti bahwa pendidikan merupakan ruang yang mampu menyatukan semua orang tanpa memandang perbedaan.
Setelah kegiatan di SLB Negeri Temanggung selesai, rombongan melanjutkan perjalanan menuju pusat oleh-oleh sebelum akhirnya kembali ke Kampus Universitas STEKOM di Semarang sebagai penutup seluruh rangkaian Festival Karakter Pelajar Universitas STEKOM 2026.
Melalui penyelenggaraan perdana Festival Karakter Pelajar Universitas STEKOM 2026, Universitas STEKOM berhasil menghadirkan sebuah program pengembangan karakter yang memadukan pendidikan, petualangan alam, kepedulian sosial, dan pengalaman nyata di lapangan. Bagi Haura Refasya Azka Azzahra dari SMAN 15 Semarang, kesempatan menjadi peserta terpilih dalam program ini tidak hanya memberikan wawasan baru, tetapi juga membentuk karakter kepemimpinan, kepedulian terhadap sesama, kemampuan berkolaborasi, serta pengalaman berharga yang akan menjadi bekal dalam perjalanan pendidikan maupun kehidupan di masa depan.
